“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”.
Dulu penulis pernah bertanya dalam hati, mungkin pertanyaan ini terlalu provokatif. Tapi penulis beranggapan hal ini wajar, bukankah untuk mencapai tingkat keimanan yang tinggi kita harus mengetahui sejelas-jelsnya hal yang kita Imani itu? Bukan hanya taklid, tetapi kita harus paham.
Pertanyaanya adalah bagaimana sih cara kita menolong Allah? Bukankan Allah itu Tuhan yang maha kuasa, tapi kenapa dalam ayat-Nya ada pernyataan jika kamu menolongku maka aku akan menolongmu. Apa yang bisa kita perbuat untuk membantu Allah?. Pertanyaan ini semakin lama semakin menjadi.
Hingga akhirnya pertanyaan ini terjawab juga ketika seorang Kiyai menerangkan bahwa maksud dari menolong Allah adalah kita berda’wah menegakkan Kalimah Allah dimana saja kita berada (berda’wah). Sesuai dengan hadist Rasul “ Dibumi mana saja kamu tinggal, maka kamu wajib atas keIslamannya”.
Berda’wah adalah bentuk dari menolong Allah, selain kita taat melaksanakan segala perintah dan larangan-Nya. Guru penulis pun dulu pernah bernasehat bahwa dalam kehidupan di dunia ini kita tidak boleh sedikitpun takut akan kekurangan rizki, karena selama kita masih taat dan “menolong” Allah maka hidup kita pasti dijamin olehNya. Rizki bukan selalu dalam bentuk harta/ materi, tetapi kesehatan, kemauan, kekuatan, keihlasan, dan tetap dalam jalan-Nya merupakan rizki yang tak ternilai harganya.
“sampaikanlah walau hanya satu ayat”.Mari kita isi hidup kita ini dengan selalu berda’wah demi tegaknya Agama Allah dimuka bumi ini. Selamat Berjuang!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar